Riskesdas Kembali Segera Cegah Sebelum Terlambat
Oleh : Mutiari
Oleh : Mutiari
Riskesdas
( Riset Kesehatan Dasar) merupakan riset skala nasional yang menjabarkan tentang masalah kesehatan, perilaku
kesehatan, lingkungan kesehatan dan pelayanan kesehatan. Risekesdas sudah
dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pada tahun 2007/2008, tahun 2010 dan tahun
2013. Dan pada tahun ini riskesdas akan dilaksanakan kembali.
Riskesdas
pertama kali dilaksanakan padatahun 2007/2008 merupakan kelanjutan dari SKRT
(Survei Kesehatan Rumah Tanga), salah satu perbedaanya adalah besarnya sampel.
SKRT hanya bisa diurai lebih lanjut sampai ke 3 kawasan saja yaitu jawa-bali,
untuk semua provinsi, bahkan sampai kabupaten/kota , karena memang di khususkan
untuk bisa sampai ke tingkat pengambil kebijakan di Era Desentralisasi, yaitu
kabupaten/kota lain.
Riskesdas
yang kedua dilaksanakan pada tahun 2010. Ini permintaan khusus karena
substansinya hanya sekitar MDGs (Millenium Development Goals), yang mana
variabelnya lebih terbatas, dan respresentasinya hanya sampai tingkat provinsi.Riskesdas
yang ketiga dilaksanakan pada tahun 2013, ini hampir mirip dengan riskesdas
yang dilaksanakn pertama kali, namun yang membedakannya adalah pergeseran
variabel dan peluasan cakupan pemeriksaan laboraturium ( dulu cakupannya hanya
perkotaan saja, tapi kali ini sudah meliputi perkotaan dan pedesaan). IPKM 2013
merupakan penentu dari 30 indkator utama kesehatan yang mana di dalamya
terdapat 7 sub-indeks yaitu: kesehatan balita, kesehtana reproduksi, pelayanan
kesehatan, penyakit tidskmenular, penyakit menular, dan kesehatan lingkungan.
Tahun
2018, Kemenkes RI melalui badan penelitian dan pengembangan kesehatan kembali
mengadakan Riskesdas, yakni survei lima tahunan ang mana hasilnya dapat
digunakan untuk menilai perkembangan status kesehatan masyarakat, faktor risiko,
dan perkembangan upaya pembangunan kesehatan.
Riskesdas pada tahun ini dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik yang
terintegrasi dengan Kemenkes RI dan PDGI. Pada tahun ini merupakan kesempatan
pertama bagi PDGI untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan Riskesdas. Riset ini
dilakukan karena melihat pentingnya data tentang kesehantan gigi dan mulut di
indonesia. Ini disebabkan karena angka kerusakan gigi di indonesia mencapai 4-5
gigi per orang. Data ini diperoleh dari riskesdas pada tahun-tahun sebelumnya. Kerusakan
gigi dapat menyebabkan beberapa penyakit yaitu katstropik seperti
stroke,jantung dan ginjal.
Tujuan
dari di adakannya Riskesdas ini adalah untuk mengetahui data dasar yang
nantinya akan diolah menjadi informasi dan dianalisa untuk keperluan perencanaan
di tingkat kabupaten, kota madya, provinsi, hingga nasional. Selain itu dengan
di laksankannya Riskesdas ini dapat mengukur sejauh mana prevalensi penyakit
tidak menular maupun penyakit menular dan riwayat penyalit keturunan yang di
dalamnya termasuk data biomedisnya.
Banyak pihak yang dapat merasakan manfaat dari
adanya program Riset Kesehatan Dasar salah satunya bagi Dinas Kesehatan
kabupaten atau kota dan juga provinsi karena dapat memberikan keterampilan atau
kemampuan bagi dinas kesehatan setempat untuk dapat melanjutkan survei di
wilayahnya. Selain itu Riskesdas ini juga bermanfaat bagi kepentingan nasional
terutama bidang kesehatan. Bagi bidang kesehatan manfaat yang dirasakan adalah
bisa mendapatkan informasi berharga yang bermanafaat untuk membantu perencanaan
program yang lebih efektif sesuai dnegan daerahnya. Dan masih banyak lagi
manfaat dari adanya program Riset Kesehatan Dasar ini.
Merokok Yang Menjadi Budaya
Oleh : Farid Zulfa Faza
Oleh : Farid Zulfa Faza
Kesehatan
sangat penting bagi kita, karena berawal dari tubuh yang sehat kegiatan yang
kita lakukan sehari-hari akan lebih mudah untuk dilakukan. Banyak cara yang
dapat dilakukan untuk menjaga tubuh agar tetap sehat, yaitu antara lain dengan
cara makan teratur, perbanyak minum air putih, rajin dalam membersihkan tubuh,
berolahraga, dan lain-lain.
Akan
tetapi, dewasa ini banyak masyarakat yang membudayakan pola hidup tidak sehat
seperti morokok. Merokok merupakan kegiatan yang masih banyak dilakukan oleh banyak
orang, walaupun sering ditulis di surat-surat kabar, majalah dan media masa
lain yang menyatakan bahayanya merokok. Di tempat-tempat yang telah diberi
tanda “dilarang merokok” sebagian orang ada yang masih terus merokok. Anak-anak
sekolah yang masih berpakaian seragam sekolah juga ada yang melakukan kegiatan
merokok. Merokok merupakan salah satu masalah yang sulit untuk diatasi karena
hal ini sudah menjadi kebudayaan masyarakat. Apalagi sudah menjadi masalah
nasional, dan bahkan internasional.
Ada sebagian orang yang sudah sadar
bahwa merokok dapat berdampak negatif pada dirinya. Mereka juga mengetahui
bahwa rokok menjadi penyebab dari penyakit yaitu antara lain serangan jantung,
stroke, kanker paru-paru, dan beberapa penyakit lainnya yang dapat disebabkan akibat
melakukan kegiatan merokok. Namun, para perokok tetap saja tidak perduli dan
bahkan tersenyum bila diingatkan dengan ancaman yang setiap saat akan
menyiksanya dalam waktu lama, dan bahkan dapat merenggut nyawanya.
Sudah seharusnya masyarakat sadar
akan bahaya merokok dan berhenti untuk melakukan kegiatan merokok, karena sudah
dipastikan bahwa kegiatan merokok dapat berdampak negatif bagi kesehatan tubuh
si perokok tersebut. kegiatan merokok bukan hanya berbahaya bagi kesehatan si
perokok, akan tetapi juga berbahaya bagi kesehatan orang-orang yang berada
disekelilingnya. Hindarilah kegiatan merokok, karena kegiatan tersebut dapat
merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Tampil Cantik VS Sakit
Oleh : Wulandari
Oleh : Wulandari
Ingin tampil
cantik tapi jadinya malah sakit? Semua itu biasa terjadi ketika kita melakukan
DIET. Apasih diet itu ?
Diet merupakan kegiatan yang sedang menjadi
tren bagi kebanyakan orang dari jaman dulu hingga sekarang, terutama bagi yang
memiliki kelebihan berat badan. Tidak bisa dipungkiri bahwa diet masih
disalah artikan oleh banyak orang. Banyak yang menganggap diet itu adalah
memangkas waktu makan atau bahkan tidak makan sama sekali agar berat badan
cepat turun. Ini adalah anggapan yang sama sekali tidak benar. Diet yang
sebenarnya adalah mengatur pola makan dan memilah jenis makanan sehat yang
seharusnya dikonsumsi untuk menunjang penurunan berat badan. Diet dapat menurunkan dan menaikkan berat badan hingga
mendapatkan berat badan yang ideal .
Diet juga dapat menimbulkan
penyakit, diet yang dilakukan tidak sesuai dengan kondisi tubuh. Sepeti rambut
rontok, kulit kering, kuku dan gigi menjadi kuning dan rusak akibat diet yang salah. Gangguan kesehatan lainnya seperti pusing, daya tahan tubuh
yang melemah, kelaparan sehingga menyebabkan kerusakan lambung, hingga
kerusakan pada hati. Metabolisme tubuh tiap orang berbeda satu dengan yang
lainnya, sehingga respon tubuh pelaku diet terhadap program diet berbeda satu
dengan yang lainnya.
Pengaturan pola makan adalah hal terpenting dalam
menjalankan diet. Keseimbangan antara kebutuhan nutrisi dan jumlah energi yang
dibakar dalam tubuh harus seimbang sehingga akan menghasilkan berat badan yang
ideal pula. Kebiasaan hidup sehat terutama berolahraga juga sangat menunjang
keberhasilan diet. Diet yang dilakukan hanya dengan mengurangi jumlah makan
atau bahkan tidak makan sama sekali, jika tidak diimbangi dengan kebiasaan
hidup sehat dan pola makan yang benar, hanya akan memberikan gangguan kesehatan
pada tubuh.
Diet yang dilakukan secara benar akan membuat berat
badan menjadi ideal, kesehatan dan daya tahan tubuh juga akan meningkat.
Keseimbangan jiwa dan raga akan berpengaruh juga terhadap otak sehingga daya
pikir juga akan meningkat ke hal yang positif.
Adapun
jenis-jenis diet antara lain merupakan diet berdasarkan asupan makanan / gizi adalah
diet rendah kalori rendah karbohidrat yaitu
mengurangi asupan karbohidrat dan tetap memperhatikan asupan protein namun
tidak terlalu tinggi. Diet rendah kalori
tinggi protein yaitu ini banyak mengonsumsi protein seperti daging
atau telur. Diet rendah kalori
rendah lemak yaitu mengurangi jumlah kalori dan lemak. Diet rendah kalori tinggi lemak dan
protein (diet atkins) yaitu mengurangi asupan
karbohidrat. Food Combining yaitu mengatur pola makan yang melibatkan teori asam dan
basa, juga PH netral .
Diet berdasarkan Golongan Darah adalah
diet Golongan darah O,diet golongan darah O merekomendasikan diet dengan rendah
karbohidrat dan tinggi protein.Olahraga yang cocok untuk diet golongan darah O
adalah kardio , jogging , bersepeda , berenang atau jalan cepat. Latihan di
pagi hari lebih baik daripada malam hari . Diet golongan darah A diet golongan darah merekomendasikan diet rendah lemak dan tinggi kerbohidrat.
Olahraga yang cocok, seperti yoga, tai chi,
berjalan, dan olahraga outdoor. Diet golongan darah B diet
yang direkomendasikan Susu & produk
olahan susu . Olahraga seperti
balet, menari dapat dilakukan untuk menunjang diet golongan darah B. Diet golongan darah AB diet golongan darah AB
yaitu Menyesuaikan dengan berbagai
jenis makanan. Dengan olahraga ringan lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar