Jumat, 30 Maret 2018

Opini Kesehatan

Riskesdas Kembali Segera Cegah Sebelum Terlambat
Oleh : Mutiari

Riskesdas ( Riset Kesehatan Dasar) merupakan riset skala nasional yang menjabarkan  tentang masalah kesehatan, perilaku kesehatan, lingkungan kesehatan dan pelayanan kesehatan. Risekesdas sudah dilakukan sebanyak 3 kali yaitu pada tahun 2007/2008, tahun 2010 dan tahun 2013. Dan pada tahun ini riskesdas akan dilaksanakan kembali.
Riskesdas pertama kali dilaksanakan padatahun 2007/2008 merupakan kelanjutan dari SKRT (Survei Kesehatan Rumah Tanga), salah satu perbedaanya adalah besarnya sampel. SKRT hanya bisa diurai lebih lanjut sampai ke 3 kawasan saja yaitu jawa-bali, untuk semua provinsi, bahkan sampai kabupaten/kota , karena memang di khususkan untuk bisa sampai ke tingkat pengambil kebijakan di Era Desentralisasi, yaitu kabupaten/kota lain.
Riskesdas yang kedua dilaksanakan pada tahun 2010. Ini permintaan khusus karena substansinya hanya sekitar MDGs (Millenium Development Goals), yang mana variabelnya lebih terbatas, dan respresentasinya hanya sampai tingkat provinsi.Riskesdas yang ketiga dilaksanakan pada tahun 2013, ini hampir mirip dengan riskesdas yang dilaksanakn pertama kali, namun yang membedakannya adalah pergeseran variabel dan peluasan cakupan pemeriksaan laboraturium ( dulu cakupannya hanya perkotaan saja, tapi kali ini sudah meliputi perkotaan dan pedesaan). IPKM 2013 merupakan penentu dari 30 indkator utama kesehatan yang mana di dalamya terdapat 7 sub-indeks yaitu: kesehatan balita, kesehtana reproduksi, pelayanan kesehatan, penyakit tidskmenular, penyakit menular, dan kesehatan lingkungan.
Tahun 2018, Kemenkes RI melalui badan penelitian dan pengembangan kesehatan kembali mengadakan Riskesdas, yakni survei lima tahunan ang mana hasilnya dapat digunakan untuk menilai perkembangan status kesehatan masyarakat, faktor risiko, dan perkembangan upaya pembangunan kesehatan.  Riskesdas pada tahun ini dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik yang terintegrasi dengan Kemenkes RI dan PDGI. Pada tahun ini merupakan kesempatan pertama bagi PDGI untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan Riskesdas. Riset ini dilakukan karena melihat pentingnya data tentang kesehantan gigi dan mulut di indonesia. Ini disebabkan karena angka kerusakan gigi di indonesia mencapai 4-5 gigi per orang. Data ini diperoleh dari riskesdas pada tahun-tahun sebelumnya. Kerusakan gigi dapat menyebabkan beberapa penyakit yaitu katstropik seperti stroke,jantung dan ginjal.
Tujuan dari di adakannya Riskesdas ini adalah untuk mengetahui data dasar yang nantinya akan diolah menjadi informasi dan dianalisa untuk keperluan perencanaan di tingkat kabupaten, kota madya, provinsi, hingga nasional. Selain itu dengan di laksankannya Riskesdas ini dapat mengukur sejauh mana prevalensi penyakit tidak menular maupun penyakit menular dan riwayat penyalit keturunan yang di dalamnya termasuk data biomedisnya.

 Banyak pihak yang dapat merasakan manfaat dari adanya program Riset Kesehatan Dasar salah satunya bagi Dinas Kesehatan kabupaten atau kota dan juga provinsi karena dapat memberikan keterampilan atau kemampuan bagi dinas kesehatan setempat untuk dapat melanjutkan survei di wilayahnya. Selain itu Riskesdas ini juga bermanfaat bagi kepentingan nasional terutama bidang kesehatan. Bagi bidang kesehatan manfaat yang dirasakan adalah bisa mendapatkan informasi berharga yang bermanafaat untuk membantu perencanaan program yang lebih efektif sesuai dnegan daerahnya. Dan masih banyak lagi manfaat dari adanya program Riset Kesehatan Dasar ini.



Merokok Yang Menjadi Budaya
Oleh : Farid Zulfa Faza

Kesehatan sangat penting bagi kita, karena berawal dari tubuh yang sehat kegiatan yang kita lakukan sehari-hari akan lebih mudah untuk dilakukan. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga tubuh agar tetap sehat, yaitu antara lain dengan cara makan teratur, perbanyak minum air putih, rajin dalam membersihkan tubuh, berolahraga, dan lain-lain.
Akan tetapi, dewasa ini banyak masyarakat yang membudayakan pola hidup tidak sehat seperti morokok. Merokok merupakan kegiatan yang masih banyak dilakukan oleh banyak orang, walaupun sering ditulis di surat-surat kabar, majalah dan media masa lain yang menyatakan bahayanya merokok. Di tempat-tempat yang telah diberi tanda “dilarang merokok” sebagian orang ada yang masih terus merokok. Anak-anak sekolah yang masih berpakaian seragam sekolah juga ada yang melakukan kegiatan merokok. Merokok merupakan salah satu masalah yang sulit untuk diatasi karena hal ini sudah menjadi kebudayaan masyarakat. Apalagi sudah menjadi masalah nasional, dan bahkan internasional.           
Ada sebagian orang yang sudah sadar bahwa merokok dapat berdampak negatif pada dirinya. Mereka juga mengetahui bahwa rokok menjadi penyebab dari penyakit yaitu antara lain serangan jantung, stroke, kanker paru-paru, dan beberapa penyakit lainnya yang dapat disebabkan akibat melakukan kegiatan merokok. Namun, para perokok tetap saja tidak perduli dan bahkan tersenyum bila diingatkan dengan ancaman yang setiap saat akan menyiksanya dalam waktu lama, dan bahkan dapat merenggut nyawanya.
Sudah seharusnya masyarakat sadar akan bahaya merokok dan berhenti untuk melakukan kegiatan merokok, karena sudah dipastikan bahwa kegiatan merokok dapat berdampak negatif bagi kesehatan tubuh si perokok tersebut. kegiatan merokok bukan hanya berbahaya bagi kesehatan si perokok, akan tetapi juga berbahaya bagi kesehatan orang-orang yang berada disekelilingnya. Hindarilah kegiatan merokok, karena kegiatan tersebut dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.


Tampil Cantik VS Sakit
Oleh : Wulandari
Ingin tampil cantik tapi jadinya malah sakit? Semua itu biasa terjadi ketika kita melakukan DIET. Apasih diet itu ?  
 Diet merupakan kegiatan yang sedang menjadi tren bagi kebanyakan orang dari jaman dulu hingga sekarang, terutama bagi yang memiliki kelebihan berat badan. Tidak bisa dipungkiri bahwa diet masih disalah artikan oleh banyak orang. Banyak yang menganggap diet itu adalah memangkas waktu makan atau bahkan tidak makan sama sekali agar berat badan cepat turun. Ini adalah anggapan yang sama sekali tidak benar. Diet yang sebenarnya adalah mengatur pola makan dan memilah jenis makanan sehat yang seharusnya dikonsumsi untuk menunjang penurunan berat badan. Diet dapat menurunkan dan menaikkan berat badan hingga mendapatkan berat badan yang ideal .
Diet juga dapat menimbulkan penyakit, diet yang dilakukan tidak sesuai dengan kondisi tubuh. Sepeti rambut rontok, kulit kering, kuku dan gigi menjadi kuning dan rusak akibat diet yang salah. Gangguan kesehatan lainnya seperti pusing, daya tahan tubuh yang melemah, kelaparan sehingga menyebabkan kerusakan lambung, hingga kerusakan pada hati. Metabolisme tubuh tiap orang berbeda satu dengan yang lainnya, sehingga respon tubuh pelaku diet terhadap program diet berbeda satu dengan yang lainnya.
Pengaturan pola makan adalah hal terpenting dalam menjalankan diet. Keseimbangan antara kebutuhan nutrisi dan jumlah energi yang dibakar dalam tubuh harus seimbang sehingga akan menghasilkan berat badan yang ideal pula. Kebiasaan hidup sehat terutama berolahraga juga sangat menunjang keberhasilan diet. Diet yang dilakukan hanya dengan mengurangi jumlah makan atau bahkan tidak makan sama sekali, jika tidak diimbangi dengan kebiasaan hidup sehat dan pola makan yang benar, hanya akan memberikan gangguan kesehatan pada tubuh.
Diet yang dilakukan secara benar akan membuat berat badan menjadi ideal, kesehatan dan daya tahan tubuh juga akan meningkat. Keseimbangan jiwa dan raga akan berpengaruh juga terhadap otak sehingga daya pikir juga akan meningkat ke hal yang positif.
      Adapun jenis-jenis diet antara lain  merupakan diet berdasarkan asupan makanan / gizi adalah diet rendah kalori rendah karbohidrat yaitu mengurangi asupan karbohidrat dan tetap memperhatikan asupan protein namun tidak terlalu tinggi. Diet rendah kalori tinggi protein yaitu ini banyak mengonsumsi protein  seperti daging atau telur. Diet rendah kalori rendah lemak yaitu mengurangi jumlah kalori dan lemak. Diet rendah kalori tinggi lemak dan protein (diet atkins) yaitu mengurangi asupan karbohidrat. Food Combining yaitu mengatur pola makan yang melibatkan teori asam dan basa, juga PH netral .
Diet berdasarkan Golongan Darah adalah diet Golongan darah O,diet golongan darah O merekomendasikan diet dengan rendah karbohidrat dan tinggi protein.Olahraga yang cocok untuk diet golongan darah O adalah kardio , jogging , bersepeda , berenang atau jalan cepat. Latihan di pagi hari lebih baik daripada malam hari . Diet golongan darah A diet golongan darah merekomendasikan diet rendah lemak dan tinggi kerbohidrat. Olahraga yang cocok, seperti yoga, tai chi, berjalan, dan olahraga outdoor. Diet golongan darah B diet yang direkomendasikan Susu & produk olahan susu . Olahraga seperti balet, menari dapat dilakukan untuk menunjang diet golongan darah B. Diet golongan darah AB diet golongan darah AB yaitu Menyesuaikan dengan berbagai jenis makanan. Dengan olahraga ringan lainnya.